Pesona Goa Akbar di Kota Wali

21 03 2011

Goa yang satu ini beda dengan goa-goa lainnya. Sangat luas dan letaknya persis di bawah wilayah kota.
M Ahmad Yakub Knuir, tidak hanya minum Dari daun aren, atau bua siwalan yang dijual di sepanjang jalan.
Tuban kini mendapat juluk Seribu Goa. Titel itu diberikan karena di kabupaten ini terdapat sedikitnya seribu goa.

Berwisata dengan mengunjungi mungkin sudah tidak asing bagi Anda yang memiliki hobi travelling Namun, Goa Akbar, yai sis di ba-wah kota, berbeda di lainnya. Kebanyakan orang mungkin mengira tempat u berupa g lalu identik dan berdekatan dengan hutan belantara atau pegunungan. Inilah solah satu keunikan memiliki luas sekitar 0,5 heki. berada di Dukuh Ngabar, Kelurahai dongombo, Kecamatan Tuban I1

Goa yang memiliki nam bar ini diambil dari nama perdukuhan setempat. Selain itu, dahulu di sekitar goa banyak tumbuh pohon ngabar-si pohon beringin yang memiliki batang kulit berwarna putih dan memiliki rai menjulur ke bawah. Untuk keleslariann lang pohon ngabar juga masih dirou bagai simbolnya. Pemberian nama Akbar pada goa juga disebabkan ruangan gua yang sangat luas dan 1

Selain itu, nama Akbar juga merupakan akronim dari Aman, Kreatif, Bersih, dan Rapi yang lok lain ad dari
Bumi Ronggolau Ruangandal.hubungdan banyak memiliki keunikan yang tidak pernah kita bayangkan sebelui salnya, goa yang terletak persis di bawah pasar induk empat ini tampak alami. Terhubung pantai

Sejatinya, goa yang memiliki lon sepanjang 1,2 kilometer ini adalah bagian atas saja. Sementara itu, pada bagian bawahnya juga terdapat ruangan tidak kalah luas.Sejumlah lorong di dasar goa di oni.ida yang mengarah ke utara don terhubung hingga pantai pesisir utara. Jaraknya seki! leter di pipantai.Adapun lor., timur junya yang Tuban, pe Bengawai Ngerong dengan dari ier.

Selain itu, lorong Nang mengarah ke barat terhubung dengan Sungai bawah tanah Srunggo yang letaknya di wilayah Kecamatan Merakurok. namun, lorong menuju ke bagian bawah ini sengaja dirahasiakan dan tidak dibuka untuk umum Sisi religius

Mas) ora kat Tuban percaya keberadaan Goa Akbar tersebut memiliki keterkaitan historis dengan sejarah perjuangan Wali Songo (Wali Sembilan), penyebar agama Islam di Pulau Jawa.Dikisahkan, saat itu Sunan Bonang melihat goa ini waktu diajak Sunan koh (Raden Mas Sahid), seorang putra Ei Tuban kalo itu. Dengan begitu, beberapa tempat di goa ini oleh sejumlah kalangan dipercaya sebagai tempat Sunan Kalijogo dan Sunan Bonang pernah bertapa.

Misalnya, ceruk yang diberi nama pen Koro Sinandhi, atau tempat pintu yang dirahasiakan. Pintu ceruk ini sangat kecil sehingga untuk masuk ke dalamnya orang harus merangkak atau membungkuk Warga sekitar pen prosesi membungkuk ini memiliki makna mg tinggi, yakni, pengunjung diingatkan bahwa di hadapan Tuhan semua harus bersikap diri.Pada sisi lain dalam gua, terdapat sebuah ruangan yang bisa digunakan untuk melaksanakan ibadah salat dan oleh Pemkab Tuban telah ditata sedemikian rupa seperti musala plus dengan tempat wudunya.

Ruangan lainnya yang cukup luas diberi nama Paseban Wali. Lokasi ini juga dipersempat digunakan para Wali Songo untuk berkumpul don menyampaikan ajaran agama Islam. Apalagi, letak ruangan ini juga mirip dengan ruang pertemuan yang bagian atapnya terdapat lubang-lubang udara hingga cahaya matahari masuk ke dalam dengan jelas.

Adapun stalaktit dan stalagmit juga seakan menjadi hiasan ruangan pertemuan dengan adanya baru-baru besar yang terletak di bagian depan ruang, yang seolah menjadi podium bagi pembicara.Pada salah satu ruangan juga terdapat bongkahan batu yong dikelilingi pagar tembok bertuliskan Perapian Empu Supa.

Setelah resmi dibuka Bupati Tuban Hindarto pada 1996, setiap ruangan dalam goa yang dihubungkan dengan lorong-lorong ini diberi pegangan tangan dari pipa besi. Kini, dalam perkembangonnya, pipa pegangan itu telah di ganti stainless steel.Lorong-lorongnya yang gelap dipasangi lompu aneka warna hingga suasana menjadi nyaman. Gelapnya lampu yang ada dalam gua ini disebabkan sebagian penerangan yang tidak terawat.

Di tempat ini pengunjung dianjurkan tidak merokok, berkata-kata, dan berbuat tidak sopan. Pagar pembatas juga sengaja dibuat agar pengunjung tidak sampai mengeksplorasi tanpa arah saat berada di dalam goa.Umumnya, pada wisatawan domestik yang berkunjung ke goa ini adalah rang-kaian paket wisata religi Sembilan Wali. Karena, memang Kabupaten Tuban merupakan wilayah lintasan strategis yang memiliki makam solah satu Wali Sembilan, yakni Sunan Bonang. Letak persisnya di Kelurahan Kutorejo, Kecamatan Tuban on dengan pendopo kabupaten serta alun-alun kota.

Sumber : http://bataviase.co.id/node/193737


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: